bismillahirrahmanirrahim.
jadi sebenarnya, jika seseorang mengatakan kejujuran itu nanti sakit, ataupun sakit hatinya (seperti saya waktu itu). itulah manusia. maka saya cuman bisa bilang: dank je well abang ady, yang selalu berdiskusi dan berusaha rasional, jika aku bercerita tentang apapun, tentang siapapun lalu diakhir cerita saya yang sambil sesenggukan akan menawarkan sebuah kalimat menyejukkan hati: schatje mau minum teh manis panas? *hahaha apa to ya ini.
jadi saya dengan bangga menyatakan bahwa: karena saya lah ppi se belanda ini rame, gara2 saya wadul ke masboi+mba anita perkara si bem mau datang kesini. studi perbandingan whatever. saya sih tak peduli sebenarnya, klo itu mau pakai uang rakyat ato uang sendiri dkk, yg saya ributin adalah: ya ini tipe2 orang indo yg selalu tak jelas klo bikin persiapan *melihat diri sendiri; dan geram jika mengingat percakapan telepon saya dengan salah satu atase.. “semua mbak irma saja lah yang ngatur, saya ikut saja, yah..? saya ini juga belum jelas. jadi disiapkan dulu lah..” apanya yg diatur Meneer? yah sudahlah. masalah ini sudah berlarut larut, ketika saya mengirimkan email itu ke milis presidium, maka ada oknum yg bukan presidium, memforwardnya ke milis ppi belanda, lalu jeng jeng jeng… berita hingga ke ANTARA.co.id. hebat sekali kau irma ! saludos ! =D
lalu hebohlah se belanda raya ini, hanya gara2 sebuah sabtu pagi curhat ke masboi, lalu ketua ppi belanda yang baru, mbak anita yg ternyata juga tak tahu menahu, meminta saya ini memforward email dan akhirnya kehebohan bem indo datang ke belanda ini dimulai sudah. dan mereka memang akan datang kesini: welkom, allemaal !
lalu hari ini saya baru mengetahui berita fenomenal, hehe, bahwa si bapak Bibit Samad Riyanto adalah berasal dari kediri tercinta, dengan alamat rumah tinggal merem dari rumah persada. Bapak jenderal ini menjadi tersangka dalam kasus KPK sepertinya didukung sejuta umat, karena memang beliau sepertinya bukan orang kebanyakan; ibarat orang yang berani belok ke kanan pilih jalan sawah naik sepeda pula, ketika semua orang berlomba belok ke kiri jalan2 ke mall bawa land cruiser. *lebay anyway: gelukkig verjaardag 64 tahun nggih Pak Bibit. semoga Allah SWT selalu melindungi dimanapun panjenengan berada, aminn. *nanti klo ayah dari kediri telepon, aku mau request beliau ke rumah asli Pak Bibit di jalan suparjan itu. hiehehehe.
tapi itulah bangsa indonesia, jadi orang baik susah. semua pekerjaan beresiko sepertinya. ibu aja di PLN sudah capek, ngurusin semua duit itu tiap bulan, sepertinya ayahlah yg selalu tenang kalo pulang karena beliau adalah Guru (dulu SMEA, sekarang kepala guru nya SMP di kabupaten). yah, saya memang nggak pinter2 amat, tapi Allah SWT selalu sayang sama saya dengan memberikan semua kemudahan, rizki yang didapat sekarang.punya ayah ibu yang tak putus doanya, hingga saya sukses sampai sekarang, selalu mendoakan yg terbaik dan selalu memberi semangat: disaat sayapun gagal (gagal ujian karena nilai gak cukup di quartil2 yang lalu itu), yg selalu berada disana, tidak pernah menjauh, dan bilang: “..ma, semua ilmu di dunia itu punyanya Allah, entah itu baca AlQuran sampai komputer, ga ada orang yg bodoh, yang ada kamu itu belum paham. ngerti..? sudah sana belajar lagi. ayo semangat ya..! “
saya cuman bisa berucap alhamdulillahirabbil alamin.. dengan semua yang ada sekarang. meski saya juga terseok2 kalo ujian, jatuh bangun hidup disini, etc. memikirkan mbak ira yg sedang terkena stroke ringan, diduga punya tumor di belakang mata dan kemarin masuk RS Bintaro, berita dikala ujian yang membuat saya kalang kabut. gak konsen. T_T. ya Allah semoga mbak ira cepat sembuh, agar bayinya gak ditinggal2 lagi. kasihan masih 9 bulan. masih perlu ASI mamanya. inilah manusia. humanity that cannot live alone without the love and merciful from Allah SWT. ya Allah semoga saya selalu bersyukur padamu, selalu bersemangat kembali jikapun saya harus merangkak2 klo saya punya masalah dan tertatih sendiri. saya hanya punya ayah ibu, mbak ira mas iyung dedek rani kecil yg selalu mendoakan dari rumah. dan aku hanya punya Engkau ya Rabb..

sepatu saya dan daun gugur di bulan november
dan saya pun akan selalu bersyukur alhamdulillah, at least saya masih sehat walafiat, masih bisa berautumn ria di bulan november yang dingin ini.














